selamat datang di ulinnuha1

Kisah seorang anak manusia yang ingin bertahan hidup

Isak Tangis Warnai Peringatan Tragedi Talangsari 06/02/2009

Diarsipkan di bawah: Berita — ulinnuha1 @ 12:55 AM
Dua dekade sudah peristiwa Talangsari berlalu. Hingga kini, peristiwa yang mengakibatkan puluhan korban jiwa ini belum menemukan titik terang dan membawa angin segar bagi keluarga korban.

Isak tangis keluarga korban nampak tak dapat dibendung saat menggelar napak tilas kasus Talangsari. Peristiwa mencekam itu seakan enggan pergi dari ingatan. Mereka berharap kasus ini dapat terungkap.

“Kami ingin dalang kasus ini segera diadili sesuai hukum yang berlaku, dan keluarga korban dapat memperoleh haknya yaitu rehabilitasi nama baik,” ujar salah seorang korban selamat Mursidi (50) saat diwawancara, Jumat (6/2/2009).

Suasana napak tilas tersebut semakin haru saat seorang ibu renta menangis histeris mengingat anaknya yang tewas dalam kejadian tersebut. Kala itu, putranya Warsito masih berusia sebelas tahun. Sangkin histerisnya, sang ibu tak mampu untuk berbicara.

Dalam peringatan yang digagas keluarga korban dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ini akan diwarnai dengan sejumlah kegiatan. Setelah napak tilas usai, para warga akan menggelar doa bersama para korban, disusul dengan diskusi publik dengan menghadirkan pembicara dari Komnas HAM dan Kontras.

20 tahun silam, peristiwa berdarah ini terjadi di Dusun Talangsari III, Rajabasa Lama, Way Jepara, Lampung. Saat itu, sejumlah warga dari kelompok Warsidi diserang oleh aparat keamanan karena dituding berbuat makar.

 

Leave a Reply