selamat datang di ulinnuha1

Kisah seorang anak manusia yang ingin bertahan hidup

Antenna Omni Sederhana 10/09/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 7:44 PM

Antena Omni

Bahan bacaan dari tulisan Pak Gun tentang “Merakit Homebrew Antenna 2.4GHz” menjelaskan sebagai berikut,
Antena Omni memiliki pola radiasi yang menyebar sama rata ke segala arah, sehingga cocok digunakan sebagai antena access point.

Diagram Antenna Omni Collinear 2.4GHz

Diagram Antenna Omni Collinear 2.4GHz

Diagram Sambungan Antenna Omni 2.4GHz ke Access Point

Diagram Sambungan Antenna Omni 2.4GHz ke Access Point (lagi…)

 

Solusi Menghemat Memory Otak Dalam Mengingat Password 10/09/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 7:25 PM

Apakah Anda lupa password Word, Excell, Microsoft Office, PDF, Windows, email, FTP, Yahoo Messenger, WinZIP, winRAR, atau yang lain? Jangan panik, ada solusinya kok! Ada software yang disebut password recovery, software ini bekerja dengan memasukkan semua kombinasi atau mencari data di hardisk. Silakan klik link berikut untuk download software password recovery: (lagi…)

 

Virus SirCam Semakin Mengganas 17/08/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 6:59 PM

Sejak pertama kali ditemukan Rabu (18/7/2001) lalu, virus SirCam terus menyebar luas di seluruh dunia. Menurut beberapa perusahaan anti-virus, hingga Kamis (26/7/2001), virus ini telah berhasil membobol jutaan komputer dan menyebarkan dokumen-dokumen yang ada di dalam komputer yang terinfeksi virus ini.

Menurut perusahaan anti-virus McAfee, dalam seminggu ini virus SirCam tercatat sebagai virus yang paling banyak menyebar di seluruh dunia. McAfee juga menggolongkan virus ini dalam ketegori �high risk�. (lagi…)

 

Para Penipu di Internet 17/08/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 6:54 PM

Ini adalah kisah yang sungguh-sungguh terjadi di Jordania. Seorang lelaki, berchating dengan seorag gadis yang sudah ngebet mendapatkan suami. Keduanya berchating ria mencari kesesuaian. Dari hasil chating, keduanya ternyata menemukan kecocokan untuk menjalin api yang panas. Apalagi sang lelaki mengaku sebentar lagi akan bercerai-berai dengan istinya.  Lalu keduanya sepakat ketemu di suatu tempat, dengan ciri-ciri pakaian dll, seperti yang disepakati di chating.

Ketika keduanya ketemu, sang lelaki malah ngamuk-ngamuk, dan sang wanita mencak-mencak. Kenapa? Karena keduanya sudah lama saling kenal. Bukan itu saja, sang lelaki ternyata adalah suami si “gadis”, dan si gadis, tentu saja, istrinya si lelaki. (lagi…)

 

Instalasi Joomla 1.5 versi Stabil di Web Server Lokal pada Linux Fedora 8 22/06/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 10:48 PM

Joomla 1.5 versi stabil sudah diluncurkan! Setelah menunggu kurang lebih 2,5 tahun, akhirnya Joomla 1.5 diluncurkan kemarin (22 Januari 2008) dengan nama kode Khepri. Fitur apa saja yang disertakan, silahkan dibaca di sini. Seperti rekan-rekan pengguna Joomla yang lainnya, saya menyambut peluncuran ini dengan bahagia tentunya. Tidak berlebihan seandainya dalam kesempatan ini saya pribadi ingin menyampaikan Proficiat untuk para Pengembang dan Komunitas Joomla CMS, yang sudah memberikan yang terbaik (Joomla 1.5 dengan lisensi GNU/GPL Licence). Sebelum menginstal, download source Joomla dari situs resminya di joomla.org. Format file yang saya gunakan adalah tar.gz (Joomla-1.5.0.tar.gz) dengan ukuran file 3,6 MB.

Pada artikel saya sebelumnya, saya telah menuliskan tentang Instalasi Joomla 1.5 di Web Server Lokal pada Linux Fedora 8. Berkaitan dengan release stabil terbaru Joomla 1.5, saya mencoba Web Server Lokal tersebut untuk merasakan Joomla 1.5. Selain untuk mempersiapkan situs portal kita sebelum di-upload di webhosting kita (internet).

Konfigurasi sistem pada Notebook yang saya gunakan masih sama dengan sebelumnya, perubahannya hanya pada :

* DNS untuk domain lokal: www.jambi.local
* Lokasi root direktori webserver : /var/www/html/jambi
* Nama database MySQL: jambi

Persiapan Instalasi:

* Copy source Joomla ke root direktori web server: # cp Joomla-1.5.0.tar.gz /var/www/html/jambi/. Kemudian ekstrak: # tar -zxvf /var/www/html/jambi/Joomla_1.0.13-Stable-Full_Package.tar.gz
* Rubah kepemilikan untuk direktori jambi menjadi dapat dibaca user dan group Apache: # chown apache.apache /var/www/html/jambi/
* Buat database MySQL dan user untuk situs portal Joomla. Agar lebih mudah, gunakan saja phpMyAdmin.

Langkah-langkah Instalasi Joomla 1.5 versi Stabil (sama seperti pada Joomla 1.0.x, kita hanya memerlukan 7 langkah berbasis web): Sebelumnya arahkan URL Mozilla Firefox ke http://www.jambi.local. Akan muncul Joomla – Web Installer.

1. Pilihan Bahasa.

Pilihan bahasa ini akan digunakan dalam proses instalasi Joomla. Ada berbagai pilihan bahasa, sayangnya belum ada pilihan bahasa Indonesia, jadi Pilih en-GB-English (United Kingdom)

2. Preinstalasi-check

Jika kita sudah mengkonfigurasi Web Server Fedora dengan benar, maka tidak ada item yang bertanda No (tulisan warna merah) dan pada bagian Recommended Settings Check tidak akan dijumpai higlight warna merah (semuanya berwarna hijau) karena sesuai dengan yang direkomendasikan. (lagi…)

 

Situs Joomla 1.5.x versi Stabil Berbahasa Indonesia 22/06/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 10:47 PM

Joomla 1.5 Berbahasa IndonesiaBerawal dari kegagalan migrasi Joomla 1.0.x ke Joomla 1.5.1 (karena banyak ekstensions pada Joomla 1.0.x yang belum support Joomla 1.5.x) dan keinginan untuk mempelajari Joomla 1.5.x versi Stabil, saya akhirnya berhasil membuat file terjemahan untuk situs Joomla 1.5.1. Setelah 1 minggu Googling dan saya tidak menemukan terjemahan Joomla 1.5, akhirnya saya putuskan untuk menterjemahkan sendiri. Yang jelas belum sempurna, karena kemampuan bahasa Inggris saya kacau. Hehe.. Dari proyek terjemahan Joomla, sampai tulisan ini saya publish, Bahasa Indonesia belum ada. (lagi…)

 

Konfigurasi SEF bawaan Joomla 1.5.x 22/06/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 10:45 PM

Salah satu cara untuk mengkonfigurasi SEO (Search Engine Optimization) pada Joomla 1.5.x adalah dengan mengaktifkan SEF. Bagi rekan-rekan yang baru mengenal Joomla dan bertanya apa itu SEF, berikut penjelasannya:
URL default yang dihasilkan Joomla bentuknya sulit dibaca. Misalnya: http://www.sarolangun.net/index.php?option=com_fireboard&Itemid=57. Untuk meningkatkan kemudahan akses bagi search engine, maka perlu digunakan SEF, sehingga URL yang dihasilkan akan lebih bagus dan mudah dimengerti. Misalnya hasilnya akan menjadi: http://www.sarolangun.net/forum/.
Pada dokumen release Joomla 1.5.x versi stabil disebutkan bahwa SEF bawaan tersebut memiliki stuktur yang lebih baik. Sehingga saya sangat penasaran dan tertarik untuk mencobanya. SEF (Search Engine Friendly) yang saya maksudkan pada tulisan ini sudah saya uji cobakan pada situs Portal Komunitas Sarolangun yang berbasis Joomla versi 1.5.2 (awalnya menggunakan Joomla 1.5.1 yang sudah saya upgrade menggunakan patch Joomla 1.5.2). (lagi…)

 

Ekstensions Joomla 1.5 22/06/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — ulinnuha1 @ 10:43 PM

Joomla 1.5 menawarkan beberapa peningkatan fitur berupa kemudahan dalam penggunaan dan pengaturan (lagi…)

 

Bluetooth, Teknologi yang Hidup Kembali 16/06/2008

Diarsipkan di bawah: Tip&Trik — adytya @ 1:30 AM

Anda tidak mau pusing memasang kabel? Tidak mau membuang waktu untuk men-setting? Dan hanya membutuhkan transmisi yang simpel untuk mentransfer data? Semua ini hanya dimungkinkan dengan hadirnya teknologi Bluetooth. Sejauh apa teknologi ini dapat berfungsi dan bagaimana cara penggunaannya? Kami akan mengulasnya untuk Anda.

Khairuddin

Bluetooth sekarang ini sudah sering digunakan untuk kebututhan mulai dari transfer data, headset wireless, koneksi PDA ke jaringan, mouse, keyboard, mobil remote control, akses Internet GPRS via telepon selular, dan bahkan untuk multiplayer game. Tapi apakah teknologi yang simpel ini, aman, fleksibel, dan memang sebagai alternatif wireless di antara infrared yang lambat dan WLAN yang lebih rumit? Melalui tulisan ini, kami akan mencoba memperkenalkan teknologi ini lebih jauh.

1. Apakah Bluetooth Itu?
Ada baiknya kita mengenal sejarah Bluetooth ini dari awal. Nama Bluetooth berawal dari proyek prestisius yang dipromotori oleh perusahaan-perusahaan raksasa internasional yang bergerak di bidang telekomunikasi dan komputer, di antaranya Ericsson, IBM, Intel, Nokia, dan Toshiba.

Proyek ini di awal tahun 1998 dengan kode nama Bluetooth, karena terinspirasi oleh seorang raja Viking (Denmark) yang bernama Harald Blatand. Raja Harald Blatand ini berkuasa pada abad ke-10 dengan menguasai sebagian besar daerah Denmark dan daerah Skandinavia pada masa itu. Dikarenakan daerah kekuasaannya yang luas, raja Harald Blatand ini membiaya para ilmuwan dan insinyur untuk membangun sebuah proyek berteknologi metamorfosis yang bertujuan untuk mengontrol pasukan dari suku-suku di daerah Skandinavia tersebut dari jarak jauh. Maka untuk menghormati ide raja Viking tersebut, yaitu Blatand yang berarti Bluetooth (dalam bahasa Inggris) proyek ini diberi nama.

Kali pertama dirilis untuk Bluetooth versi 1.0 dan 1.0B pada tanggal 26 Juli 1999 produk ini belum sempurna, karena mempunyai banyak masalah dan perusahaan manufaktur pendukungnya mengalami kesulitan dalam menerapkan teknologi ini pada produk mereka. Untuk versi ini dibutuhkan perintah manual pada Hardware Device Address (BD_ADDR) transmisi saat proses koneksi di antara dua device dalam satu jaringan (handshaking process) sehingga keamanan pengguna tidak terjamin, dan penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) tidak dimungkinkan di versi ini. Jadi setting-an yang harus dilakukan juga cukup rumit.

Lalu pada bulan Oktober di tahun yang sama, Bluetooth telah diperbarui dan dirilis versi 1.1 dan 1.2-nya. Untuk versi ini telah dilakukan perbaikan pada:

* Digunakannya masks pada perangkat Hardware Device Address (BD_ASSR) untuk melindungi pengguna dari identity snooping (pengintai) maupun tracker.
* Penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) sudah tersedia namun tidak diimplementasikan, sehingga konsumen biasa tidak dapat menggunakannya.
* Adaptive Frequency Hopping (AFH), dengan memperbaiki daya tahan dari gangguan frekuensi radio yang digunakan oleh banyak orang di dalam hopping sequence.
* Transmisi berkecepatan tinggi.

Dengan bertambahnya perusahaan manufaktur pendukung, antara lain 3Com, Ericsson, IBM, Intel, Lucent Technologies, Microsoft, Motorola, Nokia, dan Toshiba yang lebih dikenal dengan nama The Bluetooth SIG (Special Interest Group), maka teknologi ini pun mengalami perbaikan-perbaikan untuk versi 2.0-nya. Fitur tambahan yang dirilis oleh periset dari Ericsson tidak menjelaskan secara detail, tetapi intinya ada beberapa tambahan pada Bluetooth ini, antara lain:

* Diperkenalkannya Non-hopping narrowband channel(s). Di mana pada channel ini bisa digunakan untuk memperkenalkan layanan profile Bluetooth oleh berbagai device dengan volume yang sangat tinggi dari perangkat Bluetooth secara simultan. Berarti dengan ini tidak dibutuhkan lagi proses handshaking.
* Tidak dienkripsinya informasi yang bersifat umum secara realtime, sehingga dasar kemacetan trafik informasi dan laju trafik ke tujuan dapat dihindari waktu ditransmisikan oleh perangkat dengan melewati masing-masing host dengan kecepatan tinggi.
* Koneksi berkecepatan tinggi.
* Multiple speeds level.

Bluetooth menggunakan salah satu dari dua jenis frekuensi Spread Specturm Radio yang digunakan untuk kebutuhan wireless. Jenis frekuensi yang digunakan adalah Frequency Hopping Spread Spedtrum (FHSS), sedangkan yang satu lagi yaitu Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) digunakan oleh IEEE802.11xxx. Transceiver yang digunakan oleh Bluetooth bekerja pada frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific, and Medical).

Pada beberapa negara terdapat perbedaan penggunaan frekuensi dan channel untuk Bluetooth ini. Seperti di Amerika dan Eropa, frekuensi yang digunakan adalah dari 2400–2483,5 yang berarti menggunakan 79 channel. Cara perhitungannya sebagai berikut: untuk RF Channel yang bekerja frekuensi f = 2402+k MHz, di mana k adalah jumlah channel yang digunakan yaitu: 0 sampai dengan 78 = 2402+79 = 2481 MHz. Lalu dutambah dengan pengawal frekuensi yang diset pada 2 MHz sampai dengan 3,5 MHz untuk lebar pita gelombang 1 MHz. Total menjadi 2481+2,5 = 2483,5 MHz.

Sedangkan cara bekerja frekuensi ini dalam mengirimkan dan menerima sinyal data adalah dengan melakukan pengukuran sinyal yang keluar dan masuk pada suatu alat bernama trasmitter frekuensi hopping yang bekerja pada singel frekuensi. Lalu synthesizer akan mengubah frekuensi di antara sinyal yang dikirim dan diterima, tetapi tetap akhirnya kembali pada transmit frekuensi (channel) yang sama. Sistem binary data yang dikirim berupa 0 dan 1, kemudian diterjemahkan dengan penyimpangan frekuensi menjadi positif dan negatif secara berturut-turut, mengikuti Gaussian Frequency Shift Keying.

Keuntungan yang paling utama dalam penggunaan Frequency Hopping Spread Spectrum adalah:

a. Penggunaan yang lebih aman.
Frekuensi ini dapat melakukan lompatan gelombang hingga 1600 lompatan per detik. Hal ini mempersulit dilakukan penyadapan data, karena lompatan sinyal data yang cepat dan tidak beraturan sulit ditangkap oleh transceiver lain, kecuali transceiver penerimanya.

b. Noise yang lebih kecil dan jarak pita gelombang yang sempit dapat menolak interferensi.
Anda tidak mau pusing memasang kabel? Tidak mau membuang waktu untuk men-setting? Dan hanya membutuhkan transmisi yang simpel untuk mentransfer data? Semua ini hanya dimungkinkan dengan hadirnya teknologi Bluetooth. Sejauh apa teknologi ini dapat berfungsi dan bagaimana cara penggunaannya? Kami akan mengulasnya untuk Anda.

2. Konektivitas
Bicara mengenai konektivitas pada Bluetooth ini tidak banyak yang dapat dibahas. Karena sistem konektivitas yang digunakan untuk Bluetooth sangat simpel dan mudah serta kompatibel pada semua perangkat yang dilengkapi device ini. Hanya cara pen-setting-an pada masing-masing device berbeda, karena device-device tersebut ada yang bersifat hardware konfigurasi dan software konfigurasi. Begitu juga cara pen-setting-annya, ada yang harus melalui medium lain dan ada juga yang langsung.

Contoh, misalnya pada printer HP Deskjet 450CBi. Printer ini dapat menggunakan Compact Flash Bluetooth untuk koneksi wireless-nya, tetapi tetap Anda harus mengaktifkan dan melakukan setting-an via PC dahulu, baru Bluetooth-nya dapat difungsikan. Berbeda dengan modem Bluetooth yang kebetulan kami menggunakan Billionton 56K Wireless Modem. Untuk mengaktifkan koneksi Bluetooth pada modem ini, Anda tinggal mengaktifkan switch yang terdapat di belakang modem. Lalu memasukkan nomor PIN security yang terdapat di bawah modem ini saat akan dikoneksikan ke PDA atau perangkat lainnya.

Pada PC yang menggunakan Bluetooth USB dogle terdapat beberapa opsi untuk koneksinya, antara lain Bluetooth Serial Port, Network Access, Dial-up Networking, PIM Item Transfer, File Transfer, Fax, PIM Synchonization, Headset, Audio Gateway, dan Human Interface device.

Sebenarnya semua device tidak dapat terdefinisi oleh opsi-opsi yang diberikan oleh software Bluetooth. Jadi Anda dapat mendefinisikan sendiri berdasarkan opsi-opsi di atas. Hal ini terjadi juga pada PDA, di mana opsi untuk koneksi dikategorikan atas Explore a Bluetooth device, Connect to Internet, Join a personal network, Partner with a cell phone, ActiveSync via Bluetooth, dan Browse files on a remote device.

Dibandingkan dengan konektivitas IEEE802.11xxx, Bluetooth jauh lebih mudah. Karena Bluetooth akan membangun profile secara generate dan memindai sinyal Bluetooth yang aktif dalam radius daya jangkaunya. Semua profile yang terpantau akan dikenali berdasarkan nama profile yang diberikan oleh masing-masing device.

Dasar konektivitas pada perangkat Bluetooth sebenarnya sama seperti pada kebanyakan konektivitas pada perangkat PC point to point yang masing-masing harus menggunakan profile sebagai client atau server, slave atau master dan guest atau host. Tetapi selain jenis point to point, Bluetooth juga dapat melakukan koneksi secara point to multipoint.

3. Kecepatan dan Jarak
Untuk yang satu ini memang harus diakui, Bluetooth masih kalah dibandingkan saudara-saudaranya seperti IEEE802.11xxx. Teorinya, kecepatan maksimal dari Bluetooth ini dapat menghasilkan 1 Mbit/s atau 122000 byte/s. Contohnya sebuah lagu MP3 dengan kapasitas 4 MB dikonversikan ke bit mencapai 33554432-bit. Artinya, lagu MP3 ini dapat ditransfer via Bluetooth dengan hanya memakan waktu 33 detik atau kurang lebih 0,5 menit.

Berdasarkan uji coba yang kami lakukan, lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transfer data sebesar 12,048 KB dari PC ke PDA mencapai waktu 7 menit 20 detik, kecepatan yang dapat dicapai adalah 224,3 KB/detik. Tetapi sebaliknya, dari PDA ke PC hanya memakan waktu 6 menit 16 detik, maka kecepatan yang diperoleh adalah 264,5 KB/detik. Artinya, walau menggunakan simetris link, kecepatan rata-rata Bluetooth adalah 244 KB/detik. Memang kecepatan ini tentunya tidak selalu sama pada setiap device, tergantung pada jarak serta kecepatan pada device tersebut secara keseluruhan.

Tetapi waktu ini tidak sepenuhnya tercapai, karena kecepatan tergantung pada jarak antara kedua device dan bentuk koneksi yang terjalin. Bluetooth mengategorikan ada 2 jenis koneksi yang dapat terbentuk, antara lain Asimetris link dan Simetris link. Bentuk koneksi ini sangat mempengaruhi kecepatan yang didapat. Misalnya koneksi asimetris link dapat melakukan transfer data dari master ke slave hingga 723,2 kb/s lalu dari slave ke device yang lain hanya sekitar 57,6 kb/s. Sedangkan bentuk hubungan simetris akan lebih balance antara master dan slave device yang masing-masing mendapat 4,33,9 kb/s.

Dalam hal daya jangkau, sebenarnya Bluetooth bisa mencapai hingga 100 meter, tergantung pada maksimum output power RF yang diaplikasikan pada device tersebut. Untuk mengetahui berapa output power maksimal sebuah device yang menggunakan Bluetooth, adalah dari class transmitter yang digunakan. Biasanya pada spesifikasi penjualan device tersebut dicantumkan oleh vendor pembuatnya.